06
Mei
09

Ada Orang Penting Selain AA

Antasari Akui Dua Kali Temui Rani di Hotel ; Alasan Depresi, Diperiksa di Sel Narkoba ; KPK Kirim Surat Pencopotan ke Presiden
IST
Rabu, 6 Mei 2009 | 02:17 WITA

JAKARTA, TRIBUN – Keluarga almarhum Nasrudin Zulkarnaen menduga kasus penembakan yang menewaskan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran (RPB) tidak hanya melibatkan Ketua (nonaktif) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar (AA). Keluarga menduga masih ada orang penting lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Kuasa hukum keluarga Nasrudin, Boyamin, dan adik kandung almarhum, Andi Syamsuddin Iskandar, berharap polisi terus mengusut dan mengembangkan kasus tersebut.

“Polisi sudah bekerja maksimal. Tapi kita berharap kasus ini terus dikembangkan dan kami akan terus memamtau perkembangannya, termasuk kemungkinan orang penting lain yang kemungkinan terlibat dalam kasus ini,” kata Boyamin, Selasa (5/ 5).

Sementara itu, Antasari mengakui pernah menemui Rani Juliani (22) di kamar 808 Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan.

Pengakuan tersebut diungkapkan salah satu annggota tim kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/5).
Antasari masih ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai otak pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran (RPB), Nasrudin Zulkarnaen.
Antasari mengakui bertemu Rani selama sekitar 5-10 menit, setelah seringkali mendapat pesan pendek (SMS) dari Rani yang bekerja sebagai caddy di Padang Golf Modernland Tangerang. tersebut.

“Setelah menerima SMS serkali-kali dari Rani, akhirnya Pak Antasari mengundang yang bersangkutan (Rani) datang ke hotel tersebut. Pintu kamar hotel terbuka,” ujar Ari.

Sebelum diberitakan, Rani yang juga istri ketiga almarhum Nasrudin dituding terlibat selingkuh dengan Antasari. Nasrudian yang berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel) emosi mendapati istrinya dan Antasari di dalam kamar hotel.
Dia pun mengancam akan membeberkan kasus tersebut ke publik. Namun Antasari membalas ancaman tersebut dengan ancaman balik via SMS.
Kemarin, Antasari kembali diperiksa. Kali ini dia diperiksa di dalam sel Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Tersangka yang terancam hukuman mati itu dikabarkan mengalami depresi.
Sementara itu, pimpinan KPK sudah melayangkan surat pencopotan sementara Antasari dari kursi ketua kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Kita sudah layangkan surat kepada presiden tadi (kemarin).
Suratnya juga ditembuskan kepada pimpinan DPR. Kami mendapat konfirmasi, surat sudah diterima oleh staf di Sekretariat Negara,” kata Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra Hamzah di Gedung KPK, kemarin.
Member Golf
Kuasa hukum Antasari mengungkapkan, saat kliennya bertemu dengan Rani yang dibahas hanya soal member di Padang Golf Modernland. Namun permintaan itu ditolak Antasari. Saat itu status Rani bukan lagi sebagai caddy tapi marketing di padang golf tersebut .
Ketika Antasari dan Rani berada dalam kamar 808, tiba-tiba muncul Nasrudin. “Dalam kesempatan itu Nasrudin mengatakan bahwa Rani adalah istrinya,” kata Ari.
Ari mengakui Antasari mengenal Rani sebagai caddy karena memang pernah menggunakan jasa mahasiswi salah satu sekolah tinggi informatika di Tangerang
“Entah dari mana Rani mengetahui nomor handphone Pak Antasari dia terus menerus mengirim SMS. Pak Antasari pun penasaran dan kemudian menghubungi Rani untuk bertemu,” tambah Ari.
Hotel Mahakam dipilih karena sering digunakan Antasari untuk menerima tamu-tamu yang memberi informasi seputar tindak pidana korupsi. “Untuk menerima tamu yang memberi informasi seputar korupsi, perlu tempat yang agak tertutup,” katanya.
Ditambahkan, saat itu Antasari juga ada janji dengan Nasrudin di hotel tersebut terkait dengan pemberian keterangan seputar adanya korupsi di PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), induk RPB
Pertemuan itulah yang menjadi dasar untuk menduga adanya cinta segitiga antara Rani, Antasari, dan Nasrudin.  “Jadi tidak benar terjadi hubungan asmara antara Pak Antasari dengan Rani. Kalau cerita itu kemudian dikembangkan sedemikian rupa, berarti Pak Antasari sengaja dijebak,” tegasnya.
Ari tidak bersedia menjawab ketika ditanya apakah pada saat itu Nasrudin sempat mengambil gambar pertemuan Rani dengan Antasari di kamar 808 Hotel Mahakam.  “Yang terpenting tidak ada perselingkuhan di tempat itu,” jelasnya.
Sebelumnya, beredar kabar terjadi percekcokan antara Antasari dan Nasrudin di Hotel Grand Mahakam. Pemicunya, Nasrudin mendapati Antasari mengencani Rani di hotel tersebut.
Kamar 808
Informasi yang dihimpun Persda Network,  kamar 808  di Hotel Grand Mahakam berada di tingkat yang paling atas. Tidak mudah mencapai kamar yang berada di area yang disebut Peony Room. Terlebih sejak kasus Antasari mengemuka. Keamanan semakin diperketat.
Kamar ini sebenarnya bisa langsung diakses dari tempat parkir (P) paling bawah, terlebih dari lobi. Kamar 808 bertarif  450 dolar AS (sekitar Rp 4.725.000) per malam.
Begitu  keluar dari pintu lift di lantai delapan, kamar berada di lorong sebelah kiri. Tamu yang akan menginap di area Peony Room ini bisa langsung mendapatkan tulisan di dinding yang berwarna kuning keemasan. kamar 801 – 808 berada di kiri, sedangkan kamar 819-850 berada di sebelah kanan.
“Area ini (Peony Room) selama ini memang biasanya digunakan oleh mereka (orang-orang penting). Masalah keamanan dan privasi, kami sangat menghormati sekali. Itu memang selalu diminta oleh mereka yang menginap di situ. Memang, biasanya booking, nggak bisa langsung,” tutur seorang petugas yang berada di bagian front office yang terlihat curiga saat Persda menanyakan area Peony Room.
Seragam Tahanan
Kemarin, Antasari terekam memakai seragam tahanan berwarna oranye. Antasari Azhar menjalani pemeriksaan sekitar 1,5 jam.
Dia diperiksa sejak pukul 17.00 WIB dan dicecar 10 pertanyaan. Sehari sebelumnya, Antasari dicecer 24 pertanyaan.
Sekitar pukul 18.41 WIB, Antasari keluar dari Gedung Direktorat Narkoba dengan tenang. Ayah dua anak ini tampak didampingi dua pengacaranya, Deni Kailimang dan Juniver Girsang.
Tidak ada sepatah pun yang keluar dari mulut Antasari. Juga tidak tampak borgol melingkar di tangannya. Antasari melenggang tenang menuju ke tahanan.
Seorang kakak dan dua adik Antasari kemarin bermakdus membesuk. Namun mereka tidak diizinkan masuk ke Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.
Sementara mantan Wakil Ketua KPK, Erry Riyana Hardjapamekas datang menjenguk Antasari dan memberinya dorongan moral.
Proses
Juru Bicara Presiden Andi Malarangeng mengatakan, Presiden SBY segera mengeluarkan Keppres pemberhentian sementara Ketua KPK Antasari yang kini menjadi tersangka kasus pembunuhan.

“Kita menunggu surat Kapolri atau KPK. Jika sudah diterima, presiden akan menjalankan ketentuan seperti ditetapkan UU. Kalau tersangka diberhentikan sementara, kalau terdakwa atau bersalah diberhentikan secara tetap,” kata Alifian di sela-sela kegiatan mendampingi presiden di Jimbaran, Bali, kemarin.

Menurutnya, surat pemberitahuan resmi mengenai status tersangka Antasari bisa berasal dari kepolisian atau juga dari  KPK yang menyatakan ketuanya sudah berstatus tersangka sehingga presiden harus mengeluarkan tindakan pemberhentian sementara.

Saat diberitahu surat KPK sudah berada di Sekretariat Negara, Alifian mengatakan surat tersebut akan diproses untuk diteruskan ke presiden.

Ketua DPR RI Agung Laksono menyatakan, pihaknya siap melaksanakan fit and proper test untuk memilih calon pengganti Antasari.

(Persda Network/cw/ dic/ugi/ade/amb)


1 Response to “Ada Orang Penting Selain AA”


  1. 1 nur
    Mei 6, 2009 pukul 9:10 am

    Satu kalimat: penuh konspirasi ….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: