08
Mar
08

Jiwa yang Terpental

Di saat ku menapaki jalan imajinasiHawa-Mahal--Palace-of-the-Winds--Jaipur-photo-Delhi,-Varanasi,-Allahabad,-Jodhpur-etc-_smgpx10001x15205x1b2c38ad3
Banyak kutemui jiwa yang terpental
Terpental dari jasad yang penuh fatamorgana
Dari jasad yang hampa dengan iman

Mereka mengadu kepadaku
Mereka kecewa dengan jasadnya
Yang tak punya perasaan
Tak punya kasih
Tak punya sayang
Apalagi punya cinta

Mereka merasa tak punya arti
Dan terabaikan
Serta terlupakan
Mereka berpesan
Wahai manusia…!
Jadilah umat yang beriman
Jadilah insan yang punya kasih
Insan yang punya sayang
Dan insan yang punya cinta
Sadarlah dari mimpi yang tak pasti
Bangkitlah dari kemerosotan iman
Berdirilah dari kajatuhan kasih
Bangunlah dari kehampaan sayang

Tapaki masa depan dengan cinta
Dengan semua itu dunia akan damai
Hidup akan terasa berarti
Hati akan tenang
Tak akan ada kekecewaan
Takkan ada hati yang terluka

Dengan itu Tuhan akan melimpahkan anugerah-Nya
Bencana takkan datang silih berganti
Takkan ada lagi jiwa yang dikorbankan
Sadarlah…!
Sadarlah…!
Sadarlah…!
Sadarlah wahai manusia…!

Karya : Nolpitos Hendri, S.Hum


0 Responses to “Jiwa yang Terpental”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: