07
Mar
08

Warisan Terakhir

Animal.jpgPerdamaian di hati
Adalah milik orang yang tawakal
Siapa kira mereka suka
Siapa kira mereka ingin
Apa yang harus dilakukan
Apa yang harus dikatakan
Mereka memang begitu
Mereka memang tak tahu
Siapa yang harus disalahkan
Siapa yang harus dipertanyakan
Mengapa harus bertanya
Mengapa harus begitu
Memang apa yang kau pikirkan
Memang apa yang mau kau lakukan
Memang apa yng kau rencanakan
Semua orang dah tahu kalau kau itu pendusta
Hari ini ku katakan
Sadarlah kawan
Bertaubatlah
Dari sekarang
Berhentilah berbuat dosa
Berhentilah menyiksa bathinmu
Berhentilah meracuni jiwamu
Karna,…….
Suatu hari kau pasti menyesal
Suatu hari kau pasti ingat kata-kataku
Sobat,…..
Tak ingatkah kau pesan ibumu
Tak ingatkah kau janjimu padaku
Tak ingatkah kau janji pada Tuhanmu
Tak ingatkah kau, kau akan mati
Umur dunia sebentar lagi kawan
Kiamat t’lah dekat sobat
Bertobatlah,…..
Bertobatlah,…..
Bertobatlah,…..
Hanya itu kata terakhir yang bisa ku sampaikan padamu sobat
Hanya itu pesan terakhir yang bisa ku wariskan padamu
Karna hari ini adalah hari terakhirku
Hari ini, hari terakhirku melihat dunia
Selamat tinggal kawan, sobat, selamat tinggal semua

Karya : Nolpitos Hendri


0 Responses to “Warisan Terakhir”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: