07
Mar
08

Riak Hati

Wisida Kanda Zul dan Gunuang PAdang (31)Ingin kulewatkan masa komaku
Darah tersimbah kuminum kembali
Kubergayut dengan sehelai rambut
Kuberpijak di atas piring kaca

Tulang dicincamg kapak emosi
Kulit disayat sembilu dendam
Darah mengalir hentilah sudah
Mimpi diambil malaikat maut

Jangan tercengang sobitku sayang
Usah menyesal dikemudian
Boleh menangis jangan meratap
Rimba sudah terbakar
Gedung tinggi robohlah sudah

Kutapaki jalan kelam
Dengan berlenterakan hati
Kuraba jalan sepi
Dengan tongkat budi
Ingin kuraih kemenangan
Hutang belum selesai
Ingin kugapai kebehagiaan
Malang melintang dipersimpangan
Ingin kuraih bintang
Namun tangan tak sampai
Ingin kuputihkan yang hitam
Namun dawat tumpahlah sudah

Karya : Nolpitos Hendri


0 Responses to “Riak Hati”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: