07
Mar
08

Di Batas Asaku

Bungus Teluk Kabung dari Bukik LampuDalam setiap langkahku
Keberharap akan menggapai cita
Tapi datanglah duka beserta kecewa
Kini cita dan asa sirnalah sudah
Yang tinggal hanya puing-puing derita

Isak tangis sang pengembara dalam rimba cinta
Dan kau hanya terpaku ketika musibah tiba
Dengan enak kau katakan itu cobaan
Tapi aku merasa senggara karenanya
Lagi-lagi jawabanmu cobaan
Cobaan untuk menguji ketabahanku

Tabah, dari dulu aku sudah tabah
Sabaar, sabar, dan sabar
Sabar menunggu cobaan terbesar
Yaitu kematian
Berilah aku kematian pada saat ini
Biar kubingkai anganku di dinding liangku
Kugores harapanku di kain kafanku
Kan kugapai cita dan cinta bersama hancurnya tubuhku
Bersama cacing memakan jasatku
Kan kudendangkan tembang-tembang kenangan
Kunyanyikan lagu-lagu kesukaanmu

Selamat tinggal dunia
Selamat tinggal semuanya
Selamat tinggal kasih si buah hatiku

Karya : Nolpitos Hendri


0 Responses to “Di Batas Asaku”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: