07
Mar
08

Amarah

Buser.jpg (3)Pada hari ini
Pagi yang berwarna warni
diwarnai oleh pelangi
pelangi ciptaan Rabbi
setelah terbit matahari
dengan energinya yang tinggi
yaitu fusi

antara pagi dan tengah hari
engkau telah menanti
menantiku di pagar besi
untuk memarah-marahi
memarahaiku dengan kata-kata keji
yang menimbulkan nyeri
nyeri di hati
hatiku sendiri

apakah tak kau sadari
kata-katamu yang keji tadi
yang kau tujukan pada diri ini
adalah suatu amarah api
yang bergejolak tak terkendali
menyimpan iri dan dengki
mengandung kecerobohan dan kebodohan
menaruh benci dan tak tau diri

karna engkau kembali
akan kembali kepada yang dulu lagi
kini kau suka menyakiti
menyakiti hatiku yang sunyi

Karya : Nolpitos Hendri, S.Hum


0 Responses to “Amarah”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: