03
Mar
08

Jejak rinduku

Gue di Kebun Teh.jpg Sampai dimanakah rindu ini terantuk

Sampai bibirku kelu, tak bersuarakah

Atau sampai aku meneriakkan sejuta kata cinta

Dengan suara lantang di ladang tak berpohon

Biar semesta mencatat

Biar angin menyampaikan pesan ke pelosok negeri

Bermil-mil jauhnya

Biar suaraku menjadi peninggalan sejarah

Tak tergantikan seperti kini

Aku tak ingin lagi ada yang menggantikan dirimu

Dihatiku, aku ingin kau jadi pujangga

Di singgasana hatiku

Oh, desir angin diterik matahari siang

Sedalam apa cinta ini hingga ku lunglai

Sebesar apa rindu ini hingga ku tak berdaya

Kau tlah mengusung hatiku

Tak tersiksa

Aku takluk pada cinta padamu

Kekal dan kekal

Karya : Nolpitos Hendri LM S.Hum


0 Responses to “Jejak rinduku”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: