05
Apr
08

Bentuk Vagina dan Klitoris Saat Normal Terangsang Orgasme

Membahas seputar orgasme wanita memang menjadi bahasan yang cukup menarik. Bagaimana proses itu dicapai dan apa yang terjadi saat orgasme hanya wanitalah yang dapat merasakannya. Namun dalam konteks ini kami mencoba berbagi dengan Anda mengenai apa dan bagaimana orgasme itu terjadi dan dirasakan sebagai sensasi kenikmatan yang luar biasa.

Pada tahap awal rangsangan terjadi pelumasan pada vagina sebagai akibat dari vasocongestin dinding vagina. Cairan lembab “merembes” dari dinding vagina sebagai akibat meningkatnya darah yang terdorong ke sana [lihat gambar paling bawah]. Proses ini disebut “Transudation”. Tetesan kecil dari cairan lembab terbentuk di dalam vagina sebagai akibat dari rembesan ini. Tetes-tetes cairan ini terkumpul bersama-sama dan mengalir keluar dari vagina, menyebabkan vulva menjadi lembab. Banyaknya, ketebalan, dan bau pelumas vagina wanita bervariasi di antara wanita satu dengan yang lainnya, dan dengan wanita yang sama tergantung pada banyak faktor, termasuk kondisi menstruasinya, dan apa yang telah dia makan.

Adanya pelumasan vagina tidak menandakan bahwa seorang wanita betul-betul siap untuk melakukan hubungan intim, juga bukan berarti tidak adanya pelumasan menandakan dia tidak bergairah seksual. Beberapa wanita menghasilkan sedikit cairan lembab dan memerlukan penggunaan pelumas berbahan dasar air, seperti Jelly K-Y. (Penggunaan pelumas dengan bahan dasar petroleum bisa mengakibatkan infeksi vagina).

Sementara hal itu sangat normal atau bersifat sementara, jika anda mengalami masalah dengan kekeringan vagina selama hubungan intim, periksalah ke dokter anda. Wanita yang lainnya menghasilkan begitu banyak cairan lembab sehingga mereka membasahi semuanya, yang mana dapat memalukan pada saat itu terjadi di tempat umum. Hal ini juga normal, dan ini hanya merupakan akibat dari berbagai variasi dalam tubuh wanita.

Selama tahap orgasme seorang wanita dapat mengalami:

- Kontraksi otot berirama terjadi di bagian 1/3 terluar dari vagina [lihat gambar dibawah ini], uterus (rahim), dan anus. Kontraksi otot yang pertama adalah sangat kuat, dan terjadi dengan kecepatan yang sedikit lebih cepat atau sekitar 1 detik (0,8 detik). Ketika orgasme terus berlanjut, kontraksi menjadi kurang kuat dan terjadi pada kecepatan yang lebih jarang. Sebuah orgasme yang ringan bisa memiliki 3-5 kontraksi [denyut], orgasme yang kuat memiliki 10–15 kontraksi [denyut].

- Gejolak seks terjadi bahkan lebih jelas dan menutupi bagian tubuh yang lebih besar.

- Klitoris menghilang karena tertarik keatas akibat kontraksi orgasme klitoral

- Otot-otot diseluruh tubuh berkontraksi selama orgasme, bukan hanya yang berada di daerah pelvic (panggul).

- Orgasme juga berperan dalam otak, sebagaimana ditunjukkan oleh pengontrolan gelombang otak.

- Beberapa wanita akan mengeluarkan atau menyemprotkan cairan dari urethra mereka selama orgasme. Hal ini sering sekali disebut ejakulasi wanita. Sementara para pengamat masih mencari tahu apakah yang dikeluarkan itu merupakan urine atau ejakulasi wanita, sumber cairan tersebut tidaklah sangat penting, para wanita seringkali dilaporkan mengalami orgasme yang sangat kuat ketika hal itu terjadi. Itu semua betul-betul merupakan cara-cara, kesenangan wanita. Tidak seorang pun mempertanyakan ejakulasi pria, bahkan jika itu begitu kotor berbau.

- Myotonia jelas berubah diseluruh tubuh, khususnya dalam wajah, tangan, dan kaki. Ekpresi muka seorang wanita menandakan bahwa dia merasakan sakit saat dia sedang mengalami orgasme yang menyenangkan [menyeringai atau nyengir kuda]

- Pada puncak orgasme seluruh tubuh menjadi kaku dalam sesaat.

ORGASME; Klitoris terangkat + gerakan bergelombang di vagina

Para wanita yang tidak pernah mengalami orgasme, dan para wanita yang tidak yakin jika mereka telah mengalaminya seringkali bertanya, “orgasme itu seperti apa?” Hal ini sulit, bukan tidak mungkin, pertanyaan untuk dijawab. Coba bayangkan anda mencoba menerangkan pada seorang seperti apa orgasme itu dengan bersin atau menganga.

Bukanlah hal yang mudah untuk melakukan bagaimana perasaan kita dan otak mengartikan rangsangan phisik adalah subjektif, hal ini semata-mata bergantung pada pandangan setiap individu. Sementara kita bisa mengukur rangsangn phisik, kita tidak bisa mengukur bagaimana seseorang merasakannya.

Bahkan jika seorang wanita dihubungkan dengan peralatan kontrol saat dia mengalami 15 kontraksi orgasmik yang hebat di atas 10 detik setiap periode waktunya, bagaimana kita mengetahui dia mengalaminya lebih kuat daripada wanita lainnya yang hanya mengalami 5 kontraksi orgasme dari 4 detik terakhir? Wanita yang mengalami orgasme 10 detik ingin tahu mengapa orgasmenya begitu lemah! Jika seorang wanita telah mengalami beberapa bentuk kerusakan syaraf, dia menjadi tidak dapat mengatakan jika dia mengalami orgasme atau tidak.

Berikut ini adalah deskripsi (gambaran) dari Masters dan Johnson tentang orgasme wanita: “Para wanita seringkali menggambarkan sensasi sebuah orgasme pada mulanya dengan perasaan tegang sesaat, yang dengan cepat diikuti oleh sebuah perasaan menyenangkan yang intens (hebat) yang biasanya dimulai pada clitoris (kelentit) dan dengan cepat menyebarkan diseluruh panggul.

Seorang wanita mengalami sebuah orgasme sama sekali berbeda jika vaginanya kosong daripada ketika penis atau tangan dimasukkan. Dia menjadi lebih sadar terhadap kontraksi vagina ketika vaginanya memiliki sesuatu yang mengempit, atau saat vaginanya kosong dan kontraksi sendiri. Para wanita mengalami orgasme di seluruh tubuh, orgasme clitoral, orgasme vagina, dan orgasme uterine. Sementara media elektronik dan mengatakan bahwa semuanya adalah sama, para wanita akan meminta untuk dibedakan.

Sensasi fisik dari alat kelamin seringkali digambarkan sebagai kehangatan, menggairahkan atau menghebohkan, dan hal ini biasanya kontraksi otot-otot di dalam vagina mereka atau daerah panggul bawah, seringkali digambarkan sebagai denyutan pada panggul. So silahkan dirasakan saja bila Anda mengalami itu semua berarti Anda telah mengalami orgasme!

TERANGSANG: Klitoris membesar, ada pelumasan di vagina

About these ads

19 Responses to “Bentuk Vagina dan Klitoris Saat Normal Terangsang Orgasme”


  1. 1 Bayu Maruto
    September 16, 2008 pukul 5:55 am

    Wah, tenyata yang Bapak paparkan memang cukup mudah dimengerti karena pembaca pasti bersemangat unutk membacanya. Terlebih kalau materi ini diajarkan di kelas pasti si siswa laki-laki pasti bakal tidak ngantuk. Langsung bangun. Bahkan yang bangun tidak hanya jiwanya tapi badannya terutama badan bagian bawah. Serentak akan berdiri dan akan meberi penghormatan. Duduk tidak nyaman karena si kecil pengin keluar dari sarang untuk mendapatkan yang dicari. Tentu itu lo yang menganga tadi yang sudah menunggu lama untuk dihampiri. Mereka pun kalau sudah panas pasti merajuk-rajuk untuk diberi sesuatu yang bisa memuaskan dahaga. Jadi repot ya pak.

  2. 2 estelle
    Maret 21, 2009 pukul 4:44 am

    Kalau gue sih biasanya kontraksi kuat dulu di selangkangan, terus geli, kejang sekian detik, trus terasa ada yang keluar. Pokoknya tak terlukiskan, makanya gua mengerang bahkan menjerit2 keenakan. Laki gue udah paham kontraksi ini.

  3. 5 Agus
    April 28, 2009 pukul 11:48 pm

    Wah kdg susah jg pak mbuat wanita orgasme,biasax sy mendpt wanita dlm 1 rnde bs 3 – 4 x orgasme tp kdg jg smpe 1 jam gak bs orgasme,knp ya pak?

  4. Januari 10, 2010 pukul 9:16 am

    bojomu ora ayu bawukee wis dinggo ngentot karo wong akeh/pelimu wae sing ra isoh ngaceng,opo bojomu tak cobane sik pelimu cilik karo aku ra enek apa2ne,aku ngono rasah ngentot wis isoh ngetokke pejreeeeeeeeeeeeeet,,
    balas su

  5. Januari 10, 2010 pukul 9:17 am

    ndang dibales lonteiii

  6. Juli 19, 2010 pukul 1:26 pm

    kasih dong pic vagiananya???

  7. Juli 19, 2010 pukul 1:28 pm

    kasih dong pic vagiananya???
    biar nambah semangat

  8. 11 tulkiyem
    Juli 26, 2010 pukul 3:23 pm

    kalo ulki sih…..so pasti kejet-kejet…..udahannya serasa tulang panggul ampe kaki lepas semua engselnya….kagak bisa jalan alias rest on the bed….

  9. 12 dirty jack
    Oktober 9, 2010 pukul 12:42 pm

    kontolmu kurang gedi paleng brow………@agus

  10. November 2, 2010 pukul 7:17 am

    Mlah dadi puyeng kye lah ngbayangin yg nggak nggak ,tpi, ya oke jga sh penjelasanya , jdi gk ngantuk jdi bangun ea dan tgak lagi, jdi Perkasa ,thans ea uraianya Sangt brmanfaat Skali nih,

  11. November 8, 2010 pukul 3:56 pm

    oo..ky gitu kh…sy ga tau..baru tau ini…lantas gmn supaya membuat si wanita orgasme terus?

  12. Desember 3, 2010 pukul 6:13 am

    ahh g seru dech!! gw jijik bnet mha yang gitu2an…!!!

  13. 16 Bontot
    Januari 4, 2011 pukul 3:32 pm

    @agus mngkin kurang pmnasannya,,shngga si cwe’ kurang rangsangnya bwt mncpai orgasme

  14. 17 Zweet
    Januari 9, 2011 pukul 3:30 pm

    Gw klo dh ngrsain orgasme,wiih rsanya mlayang bgt deh.suami gw aj smpe ksenengan klo liat gw lg merem melek keenakan.

  15. 18 Ohan
    Mei 18, 2011 pukul 9:37 am

    Bagi gua nanya aja ma pasangan(istri gimana n apa yg krasa ) yg udah pasni smua ttg kenikmatan


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: